![]() |
GKP BandungAlamat: Jalan Kebonjati no.108 Bandung 40181 Gembala yang melayani : 1877–1934 : Para Zendeling NZV 1934–1940 : Pdt. Madi Sarean. 1940–1978 : Pdt. Josua Anirun. 1961–1963 : Pdt.Tjakraatmadja, S.Th. 1963–1963 : Pdt. Odeh Suardi, M.Th. 1967–1971 : Pdt. Emil Empi, S.Th. 1969–1975 : Pdt. Jakin Elia, 1973–1988 : Pdt. Hada Andriata, STh. 1988–1991 : Pdt. Suzy Zusanty, S.Th. 1991–2003 : Pdt. Arifin Dani, S.Th. 1999–2004 : Pdt. Lisanty T. Lasso, S.Th. 2002–2007 : Pdt. Krisna L. Suryadi, S.Th. 2006-........ : Pdt.Kristian Siswanto Ssi ( Proyeksi Bajem Katapang ) 2006– …… : Pdt.Aam R. Sairoen, M.Min. Pada tanggal 5 Januari 1963 tiga orang utusan NZV, yaitu Zendeling C. Albers, D.J. Linden, dan A.J. Grashuis tiba di Tanjung Priok, kemudian melanjutkan perjalanannya ke Bandung. Namun, mereka tidak mendapatkan izin kerja dari pemerintah sehingga mereka pindah ke tempat lain. Zendeling C.J. Albers pindah ke Cianjur dan mulai bekerja di sana sejak 1 Oktober 1863, Zendeling D.J. v.d. Linden pindah ke Cirebon, dan Zendeling G.J. Grashuis masih tinggal selama beberapa waktu di Bandung, tetapi pada tahun 1864 dia pun meninggalkan Bandung. Baru kemudian pada tahun 1870 utusan NZV, yaitu Zendeling A. Geerdink, pindah dari Cianjur dan melanjutkan pekerjaan di Bandung. Sampai tahun 1877 di Bandung sudah tercatat ada 25 orang anggota jemaat, 13 orang di antaranya adalah perempuan. Gedung gereja yang menjadi tempat ibadah GKP Jemaat Bandung, yaitu di Jalan Kebon Jati 108 Bandung, baru resmi digunakan pada tanggal 5 Juli 1899, bersamaan dengan penggunaan gedung sekolah. Pada tanggal 17 Mei 1917 (bersamaan dengan Rapat Umum NZV di Rotterdam) Titus, yang tertua di antara guru NZV, ditahbiskan menjadi “Pendeta Sunda”. Namun, konferensi itu menetapkan bahwa Titus hanya boleh melayani baptisan di Awiligar, bukan di jemaatnya sendiri di Bandung. Pada hari Rabu, tanggal 14 November 1934, Gereja Kristen Pasundan resmi menjadi gereja yang berdiri sendiri. Peresmian yang dilakukan di gedung Gereja Kristen Pasundan Jemaat Bandung itu dihadiri oleh semua utusan jemaat Pasundan, utusan–utusan gereja lainnya yang ada di Bandung, dan para pendeta NZV. Dalam peresmian itu, Dr. N.A.C. Slotemaker de Bruine, konsol zending yang bertindak sebagai wakil pimpinan NZV, membacakan “Oorkonde” (Piagam Penyerahan). G edung Gereja Kristen Pasundan Jemaat Bandung sudah beberapa kali mengalami renovasi. Renovasi pertama dilakukan pertama kali pada tahun 1992 dengan menyelesaikan gedung perkantoran, konsistori, dan ruang pertemuan. Pada tahun berikutnya dilakukan pembangunan tahap kedua, yaitu bangunan pastori, ruang kantor, dan ruang serba guna. Berikut adalah data jemaat GKP Bandung berdasarkan pendataan jemaat yang dilakukan pada tahun 1996. Berikut adalah bakal jemaat dan pos-pos pelayanan yang berada di bawah koordinasi Pelayanan Gereja Kristen Pasundan Jemaat Bandung. Alamat: d.a Bp. Iyar Kaidun; Kampung Sukamulya no.17 RT 01 RW 08 Desa Pangauban Kec. Katapang-Bandung 40971 Telepon: 022-5894063 Alamat: Ganjartemu, Wedo d.a GKP Bandung Alamat: Langensari d.a GKP Bandung Alamat: d.a GKP Bandung Alamat: d.a GKP Bandung |
|
||||||
![]() | |||||||