Mailing List GKP

Tentang GKP
Lingkung GKP
Klasis Purwakarta
Klasis Bogor
Klasis Priangan
Klasis Jakarta
Klasis Cirebon
Lembaga
Lain-lain

GKP Cirebon

Alamat: Jalan Yos Sudarso no.10 Cirebon 45111
Telepon: Kantor: 0231-207081
Pastori: 0231-230969

Pendeta Jemaat : Pdt. T. Adama Sihite, SSi.

Pos Kebaktian Tangkolo
Alamat: Alamat Surat: Kotak Pos 169 Kuningan 45501

Pos Kebaktian Panguragan
Alamat: Jalan Panguragan Lor Blok I no.65 Arjawinagun-Cirebon 45163

Pos Kebaktian Kancana Girang
Alamat: Alamat Surat: Kotak Pos 169 Kuningan 45501

Pos Kebaktian Cigugur
Alamat: Alamat Surat: Kotak Pos 169 Kuningan 45501

Gembala yang melayani :

1864 – 1934 : Para Zendeling NZV

1934 : Pdt. Enos Kaarubi

1968 Pdt. Kesa Yunus

1968 - 1972 : Pdt. Arifin Dani, S.Th.

1972 - 1982 : ? ( Membantu Pelayanan Pdt Triatmadja)

1982 – 1992 : Pdt. Chita R. Baiin, S.Th.

1992 – 2002 : Pdt. Supriatno, M.Th.

2000 – 2004 : Pdt. Rasima T.E.F. Manalu, S.Si.

2004 – 2006 : Konsulen (Pdt. Budi Triadi Kaidun, S.Th).

2006 – sekarang : Pdt. Adama Sihite, S.Th.

GKP Cirebon dirintis oleh seorang zendeling bernama A. Dijkstra, yang tiba di Cirebon pada tahun 1864. Selama empat tahun pelayanannya Zendeling A. Dijkstra membaptiskan dua orang penduduk asli dan seorang keturunan Cina bersama keluarganya, yaitu Letnan Yoe Pouw.

Tempat ibadah yang dipakai saat itu adalah salah satu ruangan di rumah Letnan Pouw. Itulah masa awal atau cikal bakal GKP Jemaat Cirebon. Pada masa itu kerap terjadi perpindahan tempat ibadah. Salah satu peninggalan tempat ibadah yang sampai sekarang masih dapat dilihat, yaitu di Jln. Pulasaren No. 33 (sekarang menjadi pastori).

Tahun 1950-an dapat dikatakan sebagai masa pasang surut bagi GKP Jemaat Cirebon. Suatu saat jumlah anggota jemaatnya banyak, tetapi di saat lainnya berkurang. Begitu pula dengan tenaga pelayan, baik pribumi maupun zendeling, mereka jarang menetap lama di Cirebon. Keadaan itu tentunya berpengaruh pada kehidupan rohani jemaat yang baru.

Hal yang menonjol dari jemaat GKP Jemaat Cirebon sejak awal adalah bahwa jemaatnya heterogen. Dari catatan tahun 1885 diketahui bahwa jumlah anggota jemaatnya sebanyak 39 orang. Mereka terdiri atas 10 orang Jawa Barat, 13 orang keturunan Cina, dan 16 orang keturunan Indo serta Ambon.

Secara persentase, jumlah anggota jemaat dari suku Sunda lebih sedikit daripada etnis lain dari luar Jawa Barat.

Pada saat ini GKP Jemaat Cirebon memunyai dua pos kebaktian, yaitu Pos Kebaktian Panguragan Lor dan Pos Kebaktian Kancana Girang, serta satu bakal jemaat, yaitu Bakal Jemaat Cigugur.