Bacaan Bilangan 21:4b-9
“Lalu berkatalah bangsa itu kepada Musa: ‘Kami telah berdosa, sebab kami berkata-kata melawan TUHAN dan engkau; berdoalah kepada TUHAN, supaya dijauhkan-Nya ular-ular ini dari pada kami.’ Lalu Musa berdoa untuk bangsa itu.”
(Bilangan 21:7)
Sering kali kita tidak sadar bahwa keluhan yang terus-menerus bisa menggerus rasa syukur. Itulah yang terjadi pada bangsa Israel. Dalam konteks perjalanannya di padang gurun, mereka sedang menghadapi jalan yang sulit setelah harus memutar menghindari wilayah Edom. Keluhan mereka bukan sekadar soal perjalanan yang melelahkan atau makanan yang membosankan. Mereka sedang mempertanyakan pemeliharaan Allah dan meremehkan anugerah-Nya. Akibatnya, mereka mengalami hukuman melalui ular-ular berbisa, sebuah pengingat bahwa ketidakpercayaan kepada Allah memiliki konsekuensi yang serius.
Namun kisah ini tidak berhenti pada hukuman. Saat bangsa Israel menyadari kesalahannya dan mengakui dosa mereka, Allah menunjukkan kasih karunia-Nya. Melalui Musa, Allah menyediakan jalan keselamatan dengan membuat ular tembaga yang ditinggikan. Siapa pun yang memandangnya dengan iman akan tetap hidup. Ini menunjukkan bahwa Allah tidak hanya adil, tetapi juga penuh belas kasihan. Bahkan ketika umat-Nya gagal, Dia tetap membuka pintu pemulihan bagi mereka yang mau bertobat.
Kita pun sering berada dalam posisi yang sama. Saat doa belum terjawab, pekerjaan terasa berat, atau hidup tidak berjalan sesuai ekspektasi, keluhan mudah keluar dari mulut kita. Kabar baiknya, kasih karunia Allah selalu lebih besar daripada kegagalan kita. Tuhan tidak mencari manusia yang sempurna, tetapi hati yang mau kembali kepada-Nya. Dari keluhan menuju keselamatan, langkah pertamanya selalu dimulai dengan kerendahan hati untuk mengakui kesalahan dan memandang kepada Tuhan dengan iman.
Refleksi
- Apakah akhir-akhir ini saya lebih banyak mengeluh daripada bersyukur?
- Dalam situasi sulit, apakah saya tetap percaya pada pemeliharaan Tuhan?
- Adakah dosa atau sikap hati yang perlu saya akui di hadapan Tuhan hari ini?
- Sudahkah saya memandang kepada Kristus, sumber keselamatan dan pemulihan hidup saya?
Doa Singkat:
Tuhan, ampunilah aku ketika lebih mudah mengeluh daripada bersyukur. Ajarku untuk mempercayai pemeliharaan-Mu di tengah perjalanan hidup yang tidak selalu mudah. Tolong aku untuk selalu memandang kepada-Mu dan menemukan keselamatan serta pengharapan dalam kasih karunia-Mu. Amin.
